satrio pramono

satrio pramono

6 September 2010

Efek samping jejaring sosial Facebook

Situs jejaring sosial atau social
networking memang sedang marak
akhir-akhir ini. Facebook sebagai
salah satu leader dalam social
networking dunia saat ini mulai
banyak dipertimbangkan
keberadaannya, terutama oleh
perusahaan-perusahaan dan
perkantoran.
Tidak dapat dipungkiri, dominasi
akses Internet harian di Indonesia
masih didominasi akses publik,
entah ditu dari tempat kerja,
kampus ataupun pusat-pusat
keramaian yang telah banyak
menyediakan akses hotspot. Itulah
mengapa load tertinggi akses
Internet di Indonesia terjadi justru
pada hari-hari kerja. Hal ini tentunya
mengundang pemikiran dari
berbagai pihak, baik perusahaan
maupun perkantoran terkait dengan
produktifitas kerja karyawannya. Hal
ini sangat wajar, mengingat
Facebook ataupun situs jejaring
sosial lainnya telah mendatangkan
satu euphoria tersendiri bagi
masyarakat, terutama dalam hal
relasi dan konektivitas harian. Yang
paling menyenangkan adalah
dengan jasa Facebook ini, user yang
dapat menemukan kembali teman-
teman lamanya dengan berbagai
opsi komunikasi yang ditawarkan.
Selain itu Facebook juga masih
menawarkan berbagai feature
menarik yang dapat kita pakai untuk
menyapa atau bermain dengan
teman-teman kita. Hal-hal inilah
yang memicu kekhawatiran banyak
pihak, karena dengan banyaknya
feature komunikasi yang
ditawarkan, dikhawatirkan akan
membuat usernya lupa waktu dan
pekerjaannya. Itulah mengapa mulai
banyak perusahaan yang berusaha
menutup akses situs jejaring sosial
ini di area perkantorannya.
Tapi sebenarnya jika dilihat dari sisi
lain, sebenarnya banyak juga
manfaat yang bisa didapat dari situs
jejaring sosial semacam Facebook
ini bagi pekerjaan. Hal ini khususnya
terkait dengan pekerjaan yang
membutuhkan konektivitas dan
relasi yang luas dengan ’dunia luar’,
seperti marketing, public relation
bahkan para pemilik usaha
sekalipun. Mengapa bisa demikian?
Karena jika Facebook dapat
dimanfaatkan dengan baik, maka
situs social networking ini akan
banyak memberikan manfaat dalam
hal promosi dan publikasi suatu
bisnis. Banyak beragam komunitas
yang berkembang dalam situs
jejaring sosial ini, beragam
informasi dan pemberitaan pun kini
bisa kita dapatkan dari komunitas ini.
Semua itu tentunya belum termasuk
aspek relasional yang menyertainya.
Hal serupa telah dicontohkan lebih
dahulu oleh Telkom Bandung
sebulan yang lalu dengan
mewajibkan semua karyawannya
untuk memiliki account Facebook
dan blog. Menurut mereka, hal ini
sangat penting untuk product
knowledge karyawannya. Telkom
menganggap Facebook dan budaya
blogging yang saat ini sedang
marak berkembang sangat penting
untuk diketahui seluruh
karyawannya sebagai salah satu
senjata memasarkan produk-
produk mereka.
Jadi, jika bisa dimanfaatkan dengan
lebih bijaksana, sebenarnya banyak
manfaat yang bisa kita dapatkan dari
situs jejaring sosial seperti Facebook
ini. Aspek komunikasi, relasional
hingga pemberitaan dan informasi
bisa kita dapatkan dari social
networking ini..

Tidak ada komentar: